Superman

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 13 Februari 2015

Sejarah surat kabar di Indonesia






Hello guys ,kesempatan kali ini saya akan menerangkan sejarah surat kabar di indonesia ,cekidotttt.......

Lebih dari 200 tahun surat kabar menjalankan fungsinya sebagai satu-satunya media penyampai berita kepada khalayak dan sebagai sumber satu-satunya bagi khalayak dalam mengakses informasi yang sama secara bersamaan. Surat kabar pertama kali diterbitkan di Eropa pada abad ke-17. Di Indonesia sendiri, surat kabar berkembang dan mempunyai peranannya sendiri di tengah masyarakat hingga sekarang. Sejarah mencatat bahwa produk mesin cetak Johann Gutenberg ini, telah mengambil peran yang cukup signifikan dalam perkembangan surat kabar di Indonesia dari berbagai aspek kehidupan keterkaitannya sebagai media massa yang berpengaruh di masyarakat. Berikut adalah paparan singkat mengenai surat kabar di Indonesia.

Dua Babak Sejarah

Pada dasarnya, sejarah surat kabar di Indonesia terbagi dalam dua babak yakni babak pertama yang biasa disebut babak putih dan babak kedua antara tahun 1854 hingga Kebangkitan Nasional. Kedua babak inilah yang amat berperan dalam perkembangan surat kabar di Indonesia. Babak pertama adalah babak putih, yaitu saat Indonesia masih dalam keadaan terjajah oleh kolonialisme Belanda. Disebut babak putih karena surat kabar pada waktu itu mutlak milik orang-orang Eropa, berbahasa Belanda dan diperuntukkan bagi pembaca berbahasa Belanda. Kontennya hanya seputar kehidupan orang-orang Eropa dan tidak mempunyai kaitan kehidupan pribumi. Babak ini berlangsung antara tahun 1744-1854. Babak kedua yang berlangsung antara tahun 1854 hingga Kebangkitan Nasional secara kasar dapat dibagi dalam tiga periode, yakni:
Antara tahun 1854-1860

Dalam periode ini surat kabar dengan bahasa Belanda masih memegang peranan penting dalam dunia pers Indonesia, namun surat kabar dengan bahasa Melayu telah terbit bernama Slompret Melajoe di Semarang yang diterbitkan oleh H.C. Klinkert.
Antara tahun 1860-1880

Surat kabar dengan bahasa pra-Indonesia dan Melayu mulai banyak bermunculan tetapi yang menjadi pemimpin surat kabar-surat kabar ini semuanya adalah orang-orang dari peranakan Eropa.
Antara tahun 1881 sampai Kebangkitan Nasional

Periode ini mempunyai ciri tersendiri karena para pekerja pers terutama para redakturnya tidak lagi dari peranakan Eropa tetapi mulai banyak peranakan Tionghoa dan Indonesia atau biasa disebut dengan pribumi.
Lima Periode Surat Kabar Indonesia

Surat kabar di Indonesia mempunyai sejarah yang cukup panjang yang secara singkat terbagi dalam enam periode, yakni zaman Belanda, zaman Jepang, zaman kemerdekaan, zaman Orde Lama, zaman Orde Baru dan zaman reformasi. Berikut uraian singkat keenam periode bersejarah tersebut:
Zaman Belanda

Pada tahun 1744 dilakukanlah percobaan pertama untuk menerbitkan media massa dengan diterbitkannya surat kabar pertama pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Van Imhoff dengan nama Bataviasche Nouvelles, tetapi surat kabar ini hanya mempunyai masa hidup selama dua tahun. Kemudian pada tahun 1828 diterbitkanlah Javasche Courant di Jakarta yang memuat berita-berita resmi pemerintahan, berita lelang dan berita kutipan dari harian-harian di Eropa. Mesin cetak pertama di Indonesia juga datang melalui Batavia (Jakarta) melalui seorang Nederland bernama W. Bruining dari Rotterdam yang kemudian menerbitkan surat kabar bernama Het Bataviasche Advertantie Blad yang memuat iklan-iklan dan berita-berita umum yang dikutip dari penerbitan resmi di Nederland (Staatscourant).

Di Surabaya sendiri pada periode ini telah terbit Soerabajasch Advertantiebland yang kemudian berganti menjadi Soerabajasch Niews en Advertantiebland. Sedang di Semarang terbit Semarangsche Advertetiebland dan De Semarangsche Courant. Secara umum serat kabar-surat kabar yang muncul saat itu tidak mempunyai arti secara politis karena cenderung pada iklan dari segi konten. Tirasnya tidak lebih dari 1000-1200 eksemplar tiap harinya. Setiap surat kabar yang beredar harulah melalui penyaringan oleh pihak pemerintahan Gubernur Jenderal di Bogor. Tidak hanya itu, surat kabar Belandapun terbit di daerah Sumatera dan Sulawesi. Di Padang terbit Soematra Courant, Padang Handeslsbland dan Bentara Melajoe. Di Makasar (Ujung Pandang) terbit Celebes Courant dan Makassarsch Handelsbland.

Pada tahun 1885 di seluruh daerah yang dikuasai Belanda telah terbit sekitar 16 surat kabar dalam bahasa Belanda dan 12 surat kabar dalam bahasa Melayu seperti, Bintang Barat, Hindia-Nederland, Dinihari, Bintang Djohar (terbit di Bogor), Selompret Melayu dan Tjahaja Moelia, Pemberitaan Bahroe (Surabaya) dan surat kabar berbahasa Jawa, Bromatani yang terbit di Solo.

Zaman Jepang

Saat wajah penjajah berganti dan Jepang memasuki Indonesia, surat kabar-surat kabar yang beredar di Indonesia diambil alih secara pelan-pelan. Beberapa surat kabar disatukan dengan alasan penghematan namun yang sebenarnya adalah agar pemerintah Jepang memperketat pengawasan terhadat isi surat kabar. Kantor Berita Antara diambil alih dan diubah menjadi kantor berita Yashima dengan berpusat di Domei, Jepang. Konten surat kabar dimanfaatkan sebagai alat propaganda untuk memuji-muji pemerintahan Jepang. Wartawan Indonesia saat itu bekerja sebagai pegawai sedang yang mempunyai kedudukan tinggi adalah orang-orang yang sengaja didatangkan dari Jepang.
Surat kabar Tjahaja

Salah satu surat kabar yang terbit pada masa ini adalah Tjahaja (ejaan baru Cahaya). Surat kabar ini sudah menggunakan Bahasa Indonesia dan penerbit berada di kota Bandung. Surat kabar ini terbit di Indonesia namun berisikan berita tentang segala kondisi yang terjadi di Jepang. Para pemimpinnya di antaranya adalah Oto Iskandar Dinata, R. Bratanata, dan Mohamad Kurdi.

Pada tampilan tampak bahwa surat kabar tersebut bertuliskan tanggal 24 Shichigatsu 2604, yang pada penanggalan masehi sama dengan tanggal 24 Juli 1944.
Zaman Kemerdekaan

Ketika pemerintah Jepang menggunakan surat kabar sebagai alat propaganda pencitraan pemerintah, Indonesiapun melakukan hal yang sama untuk melakukan perlawanan dalam hal sabotase komunikasi. Edi Soeradi melakukan propaganda agar rakyat berdatangan pada Rapat Raksasa Ikada pada tanggal 19 September 1945 untuk mendengarkan pidato Bung Karno. Dalam perjalanannya, Berita Indonesia (BI) berulang kali mengalami pembredelan dimana selama pembredelan tersebut para pegawai kemudian ditampung oleh surat kabar Merdeka yang didirikan oleh B.M. Diah. Surat kabar perjuangan lainnya adalah Harian Rakyat dengan pemimpin redaksi Samsudin Sutan Makmr dan Rinto Alwi dimana surat kabar tersebut menampilkan “pojok” dan “Bang Golok” sebagai artikel. Surat kabar lainnya yan terbit pada masa ini adalah Soeara Indonesia, Pedoman Harian yang berubah menjadi Soeara Merdeka (Bandung), Kedaulatan Rakyat (Bukittinggi), Demokrasi (Padang) dan Oetoesan Soematra (Padang).

=== Zaman Orde Lama === Setelah dikeluarkannya dekrit presiden tanggal 5 Juli 1959 oleh presiden Soekarno, terdapat larangan terhadap kegiatan politik termasuk pers. Persyaratan untuk mendapat Surat Izin Terbit dan Surat Izin Cetak diperketat yang kemudian situasi ini dimanfaatkan oleh Partai Komunis Indonesia untuk melakukan slowdown atau mogok secara halus oleh para buruh dan pegawai surat kabar. Karyawan pada bagian setting melambatkan pekerjaannya yang membuat banyak kolom surat kabar tidak terisi menjelang batas waktu cetak (deadline). Pada akhirnya kolom tersebut diisi iklan gratis. Hal ini menimpa surat kabar Soerabaja Post dan Harian Pedoman di Jakarta. Pada periode ini banyak terjadi kasus antara surat kabar pro PKI dan anti PKI.
Zaman Orde Baru

Pada periode ini, surat kabar yang dipaksa untuk berafiliasi kembali mendapatkan pribadi awalnya, seperti Kedaulatan Rakyat yang pada zaman orde lama harus berganti menjadi Dwikora. Hal ini juga terjadi pada Pikiran Rakyat di Bandung. Bahkan pers kampuspun mulai aktif kembali. Namun dibalik itu semua, pengawasan dan pengekangan pada pers terutama dalam hal konten tetap diberlakukan. Pemberitaan yang dianggap merugikan pemerintah harus dibredel dan dihukum dengan dilakukan pencabutan SIUP seperti yang terjadi pada Sinar Harapan, tabloid Monitor dan Detik serta majalah Tempo dan Editor. Pers lagi-lagi dibayangi dalam kekuasaan pemerintah yang cenderung memborgol kebebasan pers dalam membuat berita serta menghilangkan fungsi pers sebagai kontrol sosial terhadap kinerja pemerintah. Pembredalanpun marak pada periode ini.

Sekian guys semoga bermanfaat

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_surat_kabar_Indonesia

Rabu, 04 Februari 2015

fungsi suara dalam film

hello guys di kesempatan kali ini saya akan memposting tentang fungsi suara dalam film


1. Realitas = Artinya bila ada gambar sebuah adegan, maka wajib ada suara yang berasal dari
adegan tersebut
2. Pembentuk Ruang = menambahkan back-sound pada suatu adegan berdasarkan latar tempat
3. Pembentuk Waktu = Ada suara-suara yang dapat menunjukkan waktu dalam kehidupan
manusia baik secara universal ataupun secara lokal
4. Pembentuk Suasana & Dramatik = menambah suara seperti musik atau efek untuk lebih
menambah dramatik



UNSUR SUARA DALAM FILM
Suara dalam film memiliki unsur–unsur yang dapat dipilah–pilah untuk memudahkan proses penciptaan dan penggarapannya. Unsur-unsur suara ini terbagi menjadi 3 unsur, yaitu: Speech/Percakapan, Musik dan Efek.


SPEECH
Speech merupakan unsur suara yang isinya berupa percakapan dari tokoh didalam film. Speech terbagi menjadi 4, yaitu Monolog, Dialog, Narration dan Direct Address.
Monolog adalah percakapan tanpa lawan bicara, maksudnya adalah ketika seorang tokoh berbicara dengan dirinya sendiri tanpa ada pendengar.
Dialog adalah percakapan dimana tokoh didalam adegan berbicara dengan satu orang lain atau lebih.
Narration/Narasi adalah pecakapan dimana tokoh yang berbicara tidak terlihat didalam frame, yang biasanya dipakai sebagai pengantar adegan. Narasi merupakan pengantar adegan yang efisien untuk menjelaskan permasalahan tanpa perlu melakukan visualisasi. Narasi dapat membangun kredibilitas cerita dan mengajak penonton untuk memasuki permasalahan.
Direct Address adalah percakapan dimana tokoh didalam adegan berbicara langsung kearah penonton.
MUSIK
Musik didalam film digunakan untuk menambahkan dramatisasi dalam sebuah cerita, dimana gambar dan suara sudah tidak mampu lagi memperkuat efek dramatis, tetapi apabila gambar dan suara yang ada sudah mampu menampilkan efek dramatis, musik juga dapat dipergunakan untuk lebih memperkuat efek tersebut. Karena dengan menggunakan musik, pembuat film dapat mengendalikan emosi penonton dalam mengikuti cerita. Musik dalam film dapat digunakan untuk menaikan atau menurunkan emosi penonton, sesuai dengan kebutuhan cerita. Kehadiran musik digunakan untuk merangsang dan mengarahkan perasaan sesuai dengan apa yang dilihat secara visual : senang, sedih, takut, tertekan, dan lain-lain.
Sumber dramatis dari musik dalam sebuah adegan dapat bersifat berkaitan dengan adegan, atau fungsional dan realitas.
1. Musik Fungsional, yaitu musik yang digunakan untuk menambahkan dramatisasi didalam film, yang berasal dari luar ruang adegan cerita, biasa disebut musik ilustrasi. Musik yang didengar oleh penonton tidak berasal dari sumber suara dalam adegan maupun didengar oleh karakter dalam adegan.
2. Musik Realitas, yaitu musik yang berasal dari dalam ruang adegan cerita. Fungsinya untuk menciptakan kesan realita, contohnya musik ketika tokoh berada di diskotik. Dalam hal ini, musik yang didengar oleh penonton juga didengar oleh karakter dalam film.
Sumber musik bisa diperoleh dari musik jadi yang dibeli, atau score orisinal.
Musik jadi biasanya dijual dalam bentuk AudioCD, berasal dari kumpulan pustaka musik. Musik dikomposisi dan direkam sehingga dapat digunakan pada editing moduler untuk mengakomodasi panjang scene dan klimaks.
Sumber lain musik adalah dari mengkomposisi secara orisinal dan merekam khusus untuk film yang dikerjakan. Dapat dicapai se-kompleks mengikutsertakan skala orkestra, atau bisa sesederhana dubbing seorang penyanyi.
Dalam mengkomposisikan musik, pada poin yang sama, komposer dan editor akan menciptakan yang disebut sebagai “click track”. Ini merupakan jalur suara yang terdiri dari jalur click yang ditempatkan bersinggungan dengan gambar dengan tujuan menyatukan ritme perpotongan dan klimaks. Click track ini disediakan untuk membimbing komposer, dan selanjutnya, musisi dalam menjaga ketukan dengan film.
Setelah musik telah dikomposisi, langkah berikutnya adalah merekamnya. Untuk skor orchestral, musisi mengatur dan menciptakan iringan di sebuah studio rekaman yang disebut “scoring stage”. Di sana, mereka menyaksikan film dengan layar yang lebar sambil mendengarkan click track dengan headphone. Dibimbing oleh komposer, orkestra memainkan musik sesuai pilihan. Musik kemudian direkam dalam multi-track untuk penggabungan selanjutnya.
Score yang telah dikomposisi kemudian dimainkan oleh seorang pemusik, sedangkan komposer individual bertanggung jawab terhadap keseluruhan jalur suara khusus musik.
EFEK SUARA
Efek suara merupakan suara – selain dialog – yang dihasilkan oleh orang ataupun benda, bersamaan dengan suara-suara yang muncul secara alami pada latar belakang. Efek suara dalam film digunakan untuk menekankan informasi yang hendak disampaikan, memberikan kesan realita didalam ruang cerita, menciptakan ilusi dan juga mood dalam cerita. Efek suara bisa berkaitan dengan kejadian di dalam atau di luar screen.
Berdasarkan fungsinya, efek suara dibagi menjadi 2:
1. Efek Fungsional, yaitu efek suara yang digunakan untuk menambahkan efek dramatisasi didalam film.
2. Efek Realitas, yaitu efek suara yang sumbernya berasal dari dalam ruang adegan cerita, digunakan untuk menciptakan realita didalam ruang cerita film.


Berdasarkan jenisnya, efek suara dalam film dibagi menjadi 2:
Spot Effect, yaitu efek suara yang berasal dari suatu sumber suara tertentu, misalnya suara pintu, suara ketukan, suara ban pecah dll.
General Effect, yaitu efek suara yang berasal dari berbagai sumber disuatu tempat, baik jauh maupun dekat, misalnya suara didalam sebuah ruangan (room tone) ataupun suara lingkungan (ambience/atmosphere). General effect masih dibagi lagi menjadi 3:
Yang bersifat background, yaitu suara yang timbul dari lingkungan, jauh maupun dekat, biasanya level suaranya rendah, misalnya suara burung, suasana kantor, ombak dipantai dll.
Dengan kekerasan yang tetap dan durasi panjang (steady state), misalnya mesin pabrik, generator dll.
Yang bersifat intermittent, kekerasannya bervariasi tetapi secara periodik berulang, misalnya suara traffic.
Efek suara dalam film bisa berasal dari 3 sumber:
Production Sound, yaitu efek suara yang direkam dilapangan. Yang direkam bersaman dengan gambar, ataupun juga yang direkam tersendiri disaat tidak sedang dilakukan shooting.
Foley, yaitu efek suara yang direkam pada tahap paska produksi mengikuti gambar.
Sound Library, yaitu kumpulan efek suara yang sudah direkam sebelumnya yang dijual dan bisa dipergunakan dengan bebas.

Sekian guys semoga bermanfaat

Selasa, 03 Februari 2015

Desain produksi


Pengertian Desain Produk

Desain produk adalah proses menciptakan produk baru yang akan dijual oleh perusahaan untuk pelanggannya . [ 1 ] Sebuah konsep yang sangat luas , pada dasarnya generasi dan pengembangan ide-ide yang efektif dan efisien melalui proses yang mengarah ke produk-produk baru . [ 2 ]
Dalam pendekatan sistematis , desainer produk konsep dan mengevaluasi ide-ide , dan mengubahnya menjadi penemuan yang nyata dan produk . Peran produk desainer adalah untuk menggabungkan seni, ilmu pengetahuan , dan teknologi untuk menciptakan produk-produk baru yang dapat digunakan orang lain . Peran mereka berkembang telah difasilitasi oleh alat digital yang sekarang memungkinkan desainer untuk berkomunikasi , memvisualisasikan , menganalisis dan benar-benar menghasilkan ide-ide nyata dalam cara yang akan mengambil tenaga kerja yang lebih besar di masa lalu .
Desain produk kadang-kadang bingung dengan ( dan tentu tumpang tindih dengan ) desain industri , dan baru-baru ini menjadi istilah yang luas termasuk layanan , software , dan desain produk fisik . Desain industri yang bersangkutan dengan membawa bentuk artistik dan kegunaan , biasanya berhubungan dengan desain kerajinan dan ergonomi , bersama-sama untuk memproduksi massal barang . [ 3 ] Aspek lain dari desain produk meliputi desain engineering , terutama ketika hal fungsi atau utilitas ( misalnya pemecahan masalah ) menjadi pokok permasalahan , meskipun batas-batas tersebut tidak selalu jelas . [ 4 ]
isi

Proses desain 1 Produk
1.1 Analisis
1.2 Konsep
Sintesis 1.3
2 inovasi Demand -pull dan inovasi penemuan - dorong
3 Produk ekspresi desain
Pertimbangan desain 4 Produk
5 Tren dalam desain produk
6 Lihat juga
7 Catatan
8 Referensi
9 Pranala luar
Proses desain produk
Ada berbagai proses desain produk dan banyak fokus pada aspek yang berbeda . Prosedur di bawah ini , misalnya, adalah " The Seven Universal Tahapan Creative Problem- Solving , " digariskan oleh Don Koberg dan Jim Bagnell . Ini membantu desainer merumuskan produk mereka dari ide-ide . Proses ini biasanya diselesaikan oleh sekelompok orang , yaitu desainer industri , para ahli bidang ( misalnya calon pengguna ) , insinyur , dll tergantung pada produk yang terlibat . Proses ini berfokus pada mencari tahu apa yang dibutuhkan , brainstorming ide-ide yang mungkin , menciptakan prototipe pura-pura, dan kemudian menghasilkan produk . Namun, itu bukanlah akhir dari proses. Pada titik ini , desainer produk masih perlu mengeksekusi ide , sehingga menjadi produk yang sebenarnya dan kemudian mengevaluasi keberhasilannya dengan melihat apakah ada perbaikan yang diperlukan .
Proses desain produk telah mengalami lompatan besar dalam evolusi selama beberapa tahun terakhir dengan munculnya dan adopsi pencetakan 3D . New 3D printer ramah konsumen dapat menghasilkan dimensi benda dan mencetak atas dengan plastik seperti substansi bertentangan dengan printer tradisional yang tersebar tinta di halaman.
Proses desain mengikuti pedoman yang melibatkan tiga bagian utama : [ 5 ]

analisa
konsep
perpaduan
Yang terakhir dua bagian sering ditinjau kembali , tergantung pada seberapa sering desain perlu touch-up , untuk memperbaiki atau agar lebih sesuai dengan kriteria . Ini adalah loop terus menerus , di mana umpan balik merupakan komponen utama . [ 5 ] Untuk mendobrak bahkan lebih , tujuh tahap menentukan bagaimana proses bekerja . Analisis terdiri dari dua tahap , konsep ini hanya satu tahap , dan sintesis meliputi empat lainnya .analisa

Terima Situasi : Di sini , para desainer memutuskan berkomitmen untuk proyek dan menemukan solusi untuk masalah ini . Mereka sumber daya mereka ke dalam mencari tahu bagaimana untuk menyelesaikan tugas yang paling efisien . [ 5 ]
Analisa : . . " Pada tahap ini , semua orang di tim mulai penelitian Mereka mengumpulkan bahan umum dan khusus yang akan membantu untuk mengetahui bagaimana masalah mereka dapat diselesaikan ini dapat berkisar dari statistik , kuesioner , dan artikel , di antara banyak sumber lain [ . 5 ]
konsep

Tentukan : Di sinilah isu utama dari masalah ini didefinisikan . Kondisi masalah menjadi tujuan , dan hambatan pada situasi menjadi parameter di mana desain baru harus dibangun . [ 5 ]
perpaduan

Membentuk pengertian : Para desainer di sini brainstorming ide-ide yang berbeda , solusi untuk masalah desain mereka . Sesi brainstorming yang ideal tidak melibatkan bias atau penghakiman , melainkan didasarkan pada ide-ide asli . [ 5 ]
Pilih : . Sekarang , para desainer telah mempersempit ide-ide mereka untuk beberapa orang terpilih , yang dapat dijamin keberhasilan dan dari sana mereka dapat menguraikan rencana mereka untuk membuat produk [ 5 ]
Melaksanakan : . Sinilah prototipe dibangun , rencana yang digariskan dalam langkah sebelumnya direalisasikan dan produk mulai menjadi objek yang sebenarnya [ 5 ]
Evaluasi : Pada tahap terakhir , produk diuji , dan dari sana , perbaikan yang dilakukan. Meskipun ini adalah tahap terakhir , itu tidak berarti bahwa proses selesai. The selesai prototipe mungkin tidak bekerja dengan baik seperti yang diharapkan sehingga ide-ide baru perlu brainstorming . [ 5 ]
Inovasi tarikan permintaan dan inovasi penemuan - dorong
Kebanyakan desain produk termasuk dalam salah satu dari dua kategori : . Inovasi demand -pull atau inovasi penemuan - dorong [ 6 ]
Demand -pull terjadi ketika ada peluang di pasar untuk dieksplorasi oleh desain produk . [ 6 ] desain produk ini mencoba untuk memecahkan masalah desain . Solusi desain dapat menjadi pengembangan produk baru atau mengembangkan produk yang sudah ada di pasar , seperti mengembangkan penemuan yang ada untuk tujuan lain . [ 6 ]
Inovasi Penemuan - dorongan terjadi ketika ada kemajuan dalam kecerdasan . Hal ini dapat terjadi melalui penelitian atau dapat terjadi ketika desainer produk datang dengan ide desain produk baru . [ 6 ]Produk ekspresi desain
Ekspresi Desain berasal dari efek gabungan dari semua elemen dalam suatu produk . Nada warna , bentuk dan ukuran harus mengarahkan pikiran seseorang terhadap membeli produk . [ 7 ] Oleh karena itu dalam kepentingan terbaik desainer produk untuk mempertimbangkan penonton yang paling mungkin untuk menjadi konsumen akhir produk. Mengingat bagaimana konsumen akan melihat produk selama proses desain akan mengarahkan menuju kesuksesan produk di pasar . [ 8 ] Namun, bahkan dalam audiens yang spesifik , itu menantang untuk memenuhi setiap kepribadian mungkin dalam kelompok itu.
Solusi untuk itu adalah untuk menciptakan sebuah produk yang , dalam penampilan yang dirancang dan fungsi , mengekspresikan kepribadian atau menceritakan sebuah cerita. [ 7 ] Produk yang membawa atribut seperti lebih mungkin untuk mengeluarkan ekspresi yang lebih kuat yang akan menarik lebih banyak konsumen . Pada catatan penting untuk diingat bahwa ekspresi desain tidak hanya menyangkut penampilan produk , tetapi juga fungsinya . [ 7 ] Sebagai contoh , sebagai manusia penampilan kita serta tindakan kita tunduk pada penilaian orang ketika mereka membuat kesan pertama kami . Orang biasanya tidak menghargai orang yang kasar bahkan jika mereka tampan . Demikian pula , produk dapat memiliki tampilan yang menarik tetapi jika fungsinya tidak menindaklanjuti hal itu kemungkinan besar akan penurunan dalam hal minat konsumen . Dalam hal ini , desainer seperti komunikator , mereka menggunakan bahasa unsur yang berbeda dalam produk untuk mengekspresikan sesuatu . [ 9 ]Pertimbangan desain produk
Desain produk ini bukanlah tugas yang mudah . [ 10 ] The pemangku kepentingan yang terlibat semua menuntut sesuatu yang berbeda dari desainer produk dan dari proses desain . [ 10 ]

Produsen yang bersangkutan dengan biaya produksi ; . Pada akhirnya , produsen menginginkan produk yang dihasilkan ekonomi [ 10 ]
Pembeli melihat harga , penampilan , dan nilai prestise . [ 10 ]
Pengguna akhir prihatin dengan kegunaan dan fungsi dari produk akhir . [ 10 ]
Pemeliharaan dan perbaikan departemen berfokus pada seberapa baik produk akhir dapat dipertahankan : ? Adalah produk mudah dipasang kembali , dibongkar , didiagnosis , dan dilayani [ 10 ]
Kebutuhan stakeholders bervariasi dari satu sama lain dan itu adalah tugas desainer produk untuk memasukkan kebutuhan tersebut ke dalam desain mereka .Tren dalam desain produk
Desainer produk perlu mempertimbangkan semua rincian : cara orang menggunakan dan objek penyalahgunaan , produk rusak , kesalahan yang dibuat dalam proses desain , dan cara-cara yang diinginkan di mana orang berharap mereka bisa menggunakan benda-benda [ 11 ] Banyak desain baru akan gagal dan . banyak bahkan tidak akan bisa sampai ke pasar . [ 11 ] Beberapa desain akhirnya menjadi usang . Proses desain sendiri bisa sangat frustasi biasanya mengambil 5 atau 6 kali mencoba untuk mendapatkan desain produk yang tepat . [ 11 ] Sebuah produk yang gagal di pasar pertama kali bisa kembali diperkenalkan ke pasar 2 kali . [ 11 ] Jika terus gagal , produk ini kemudian dianggap mati karena pasar percaya itu menjadi gagal. [ 11 ] Sebagian besar produk baru gagal , bahkan jika itu ide bagus . [ 11 ] Semua jenis desain produk yang jelas terkait dengan kesehatan ekonomi sektor manufaktur . Inovasi memberikan banyak dorongan kompetitif untuk pengembangan produk baru , dengan teknologi baru sering membutuhkan interpretasi desain baru . Hanya membutuhkan satu produsen untuk menciptakan paradigma produk baru untuk memaksa sisa industri untuk mengejar ketinggalan - . Memicu inovasi lebih lanjut [ 12 ] Produk yang dirancang untuk menguntungkan orang-orang dari segala usia dan kemampuan - tanpa hukuman kepada kelompok - mengakomodasi penuaan pembengkakan kami populasi dengan memperluas kemandirian dan mendukung kebutuhan fisik dan sensorik mengubah kita semua hadapi saat kita beranjak tua . [ 13 ]

Senin, 02 Februari 2015

TEKNIK FOTOGRAFI

Macro
Teknik macro adalah memotret dengan objek benda-benda kecil, Misalnya Serangga, bunga, dll. Teknik ini memakai speed sedang, tetapi apabila cahaya mendukung memakai speed  tinggi lebih disarankan. sesuaikan ISO dengan mempertimbangkan noise yang dihasilkan. teknik ini memerlukan tripod agar hasil lebih tajam.




Landscape
Teknik ini object utamanya adalah pemandangan. Dalam memotret landscape gunakan aperture yang sempit dan angka F lebih besar misal  f/10, f/14, f/16, dst, agar ruang fokus semakin lebar sehinggal akan mempertajam gambar. speed 1/125 keatas dan ISO usahakan yang rendah. Teknik ini memerlukan tripod.
 

Zooming
Teknik Zooming adalah teknik foto untuk memberikan kesan bergerak. Teknik ini bisa dilakukan dengan cara mengubah panjang fokus lensa, so teknik ini mutlak membutuhkan lensa zoom, karena perubahan panjang fokus lensa hanya bisa dilakukan dengan menggunakan lensa zoom. Shutter speed harus tidak lebih daro 1/30 detik untuk mendapatkan kesan bergerak. Dan agar lebih maksimal dan lebih tajam harus menggunakan tripod.
 

Human Interest
Teknik ini adalah teknik menghasilkan foto yang bercerita, maksud saya disini dari melihat foto kita sudah bisa mengetahui maksud dari foto itu. Judul foto memgang pernan penting dalam teknik ini, maka dari itu pintar-pintarlah memberi judul untuk foto HI UHuman Interest). Tidak ada aturan baku untuk teknik ini, Shutter speed, ISO, aperture, dll menyesuiakan dengan kondisi lapangan dan object yang diambil gambarnya.
 

Panning
Teknik panning adalah memotret dengan cara menggerakan kamera mengikuti gerakan obyek yang ingin di potret, sehingga obyek akan tampak fokus (tajam) sementara background akan tampak kabur (blur). Untuk mendapatkan hasil maksimal dalam mengambil gambar jangan menggunakan tripod supaya lebih luwes, set kamera pada Shutter Priority, cari background yang berwarna-warni. baca panning untuk lebih jelas mengenai panning
 Bulb
Teknik ini menggunakan speed antara 15s, 20s, 30s. Teknik ini membutuhkan tripod, dan remote shutter release, dah usahakan memakai ISO serendah mungkin. Teknik ini dilakukan dengan cara menahan shutter speed lebih lama untuk merekam cahaya. Obyek yang sering dipakai untuk teknik ini seperti: Jalan Tol, Gedung bertingkat dll.

IKLAN,STORYBOARD,PRODUKSI FILM



Storyboard adalah sketsa gambar yang disusun berurutan sesuai dengan naskah, dengan storyboard kita dapat menyampaikan ide cerita kita kepada orang lain dengan lebih mudah, karena kita dapat menggiring khayalan seseorang mengikuti gambar-gambar yang tersaji, sehingga menghasilkan persepsi yang sama pada ide cerita kita. Salah satu tahapan penting dalam produksi film adalah membuat storyboard, setelah sutradara dan pengarah fotografi membahas sebuah adegan mereka kemudian bertemu dengan artis storyboard untuk menterjemahkan gagasan mereka dalam gambar. Disitu terbentuklah rancangan-rancangan shooting, dan ketika dirasa ada sesuatau yang kurang pas atau ada kendala-kendala dalam pengambilan gambar nantinya segera dapat dilakukan revisi.
Dengan mengacu pada rencana shooting dalam storyboard para pemain dan krue dapat mengerjakan tugas mereka masing-masing dengan cepat dan tepat. Storyboard secara gamblang memberikan tata letak visual dari adegan seperti yang terlihat melalui lensa kamera. Storyboard juga berguna bagi editor untuk membantu menyusun scene yang berbeda- beda menjadi sesuai dengan skenario dengan lebih mudah dan cepat.

Cara membuat Storyboard

1.Catat poin-poin penting, ide, dan konsep-konsepdi bawah frame storyboard berturut-turut (lihat terlampir).
2.Storyboard Anda harus pada dasarnya merupakan jenis peta, menguraikan semua langkah-langkah utama yang di perlukan untuk menyelesaikan tujuan pembelajaran (s) untuk pelajaran itu.
3.Membuat sketsa kasar visual untuk setiap frame. Jangan khawatir tentang semir pada titik ini, Anda hanya ingin gagasan visual jelas di gambarkan.
4.Baca presentasi Anda sambil melihat storyboard dan melengkapi checklist storyboard :
*Apakah visual saya dengan jelas menampilkan suatu ide utama dari presentasi saya?
*Apakah bantuan saya sebagai visual sederhana yang saya bisa membuatnya?
*Dapatkah pemirsa saya memahami visual saya sepenuhnya dalam waktu kurang daru 30 detik?
5.Anda dapat membuat storyboard Anda di kertas atau berbagai perangkat lunak seperti Microsoft Word, Microsoft PowerPoint, dan Inspirasi.

sumber: http://infomultiedia.blogspot.com/p/storyboard.html


iklan
Pengertian iklan adalah hal yang wajar untuk kita ketahui, karena seiring berkembangnya jaman semakin maju kita banyak sekali melihat berbagai macam ragam bentuk dan model iklan, sehingga jangan sampai kita hanya melihat saja tanpa mengetahui pengertian dari iklan itu sendiri.
Pengertian iklan juga perlu kita pahami agar kita bisa lebih professional dalam setiap kita melakukan psang iklan. Dengan mengetahui pengertian iklan maka kita akan bisa menempatkan iklan pada tempatnya.
Mungkin anda sudah sering mendengar kata iklan bahkan mungkin sudah bosan sekali berhubungan dengan yang namanya iklan. Tapi itulah kenyataan yang harus kita hadapi dalam perkembangan dunia bisnis dan system pemasaran produk barang atau jasa, karena tanpa bantuan iklan akan kesulitan sekali dalam melakukan proses manajemen pemasaran demi kelangsungan pemenuhan kebutuhan dan kepuasan masyarakat. Pengertian iklan sebenarnya bukan hal yang sulit di pa
hami dan kita semua bisa mendefinisikan iklan sesuai keadaan iklan yag kita jumpai berdasarkan pengertian yang kita anggap itu cocok.
Iklan secara bahasa adalah pariwara atau promosi atau pengenalan produk,informasi barang atau jasa.
Ada banyak sekali pengertian iklan baik di kemukakan oleh orang biasa maupun para ahli, diantaranya pengertian iklan :
Pengertian iklan adalah “ kegiatan memberitahukan atau menginformasikan suatu hal, barang, atau jasa melalui media massa baik online maupun ofline. Media yang digunakan, antara lain televisi, radio, koran, majalah, internet,hp,poster, pamflet, brosur, spanduk dan sebagainya”.
Pengertian iklan juga sering di katakan sebagai sarana untuk menawarkan barang atau jasa kepada khalayak ramai.


sumber: http://www.lebahmaster.com/bisnis-2/manajemen-bisnis/pengertian-iklan


produksi film
Pembuatan film (dalam konteks akademis sering disebut produksi film) adalah proses pembuatan suatu film, mulai dari cerita, ide, atau komisi awal, melalui penulisan naskah, perekaman, penyuntingan, pengarahan dan pemutaran produk akhir di hadapan penonton yang akan menghasilkan sebuah program televisi. Pembuatan film terjadi di seluruh dunia dalam berbagai konteks ekonomi, sosial, dan politik, dan menggunakan berbagai teknologi dan teknik sinema. Biasanya pmebuatan film melibatkan sejumlah besar orang, dan memakan waktu mulai dari beberapa bulan hingga beberapa tahun untuk menyelesaikannya, meski bisa lebih lama lagi jika muncul masalah produksi. Produksi film besar terlama terjadi pada The Thief and the Cobbler selama 28 tahun.


sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Pembuatan_film

TITLING,DINAMIK SHOT & PERGERAKAN KAMERA

Istilah - Istilah Dalam Gerakan Kamera
1. Pan, Panning
Pan adalah gerakan kamera secara horizontal (mendatar) dari kiri ke kanan atau sebaliknya.
- Pan right (kamera bergerak memutar ke kanan
- Pan left (kamera bergerak memutar ke kiri
2. Tilt, Tilting
Tilting adalah gerakan kamera secara vertical,mendongak dari bawah ke atas atau sebaliknya
- Tilt up : mendongak ke atas
- Tilt down : menunduk ke bawah
Gerakan tilt dilakukan untuk mengikuti gerakan obyek, untuk menciptakan efek dramatis, mempertajam situasi.
3. Dolly, Track
Dolly atau track adalah gerakan di atas tripot atau dolly mendekati atau menjauhi subyek.
- Dolly in : mendekati subyek
- Dolly out: menjauhi subyek
4. Pedestal
Pedestal adalah gerakan kamera di atas pedestal yang bisa dinaik turunkan. Sekarang ini banyak digunakan Porta-Jip Traveller.
- Pedestal up : kamera dinaikan
- Pedestal down : kamera diturunkan
Degan menggunakan teknik pedestal up/down kita bisa menghasilkan perubahan perspektif visual dari adegan.
5. Crab
Gerakan kamera secara lateral atau menyamping, berjalan sejajar dengan subyek yang sedang berjalan.
- Crab left (bergerak ke kiri)
- Crab right ( bergerak ke kanan)
6. Crane
Crane adalah gerakan kamera di atas katrol naik turun.
7. Arc
Arc adalah gerakan kamera memutar mengitari obyek dari kiri ke kanan atau sebaliknya.
8. Zoom
Zooming adalah gerakan lensa zoom mendekati atau menjauhi obyek secara optic, dengan mengubah panjang focal lensa dari sudut pandang sempit ke sudut pandang lebar atau sebaliknya.
- Zoom in : mendekatkan obyek dari long shot ke close up
- Zoom out : menjauhkan obyek dari close up ke long shot

sumber: http://mhdtriramadhane-mid.blogspot.com/2013/07/istilah-istilah-pergerakan-kamera.html



TITLING SHOT
Kemiringan tembakan mirip dengan pan tembakan, namun tembakan miring bergerak secara vertikal, bukan horizontal. Seperti tembakan pan, tembakan miring dapat dilakukan tangan atau dengan tripod dengan kepala yang baik. Kami akan sangat menyarankan menggunakan tripod untuk menembak miring.

Tembakan miring sering digunakan untuk menunjukkan signifikansi vertikal sesuatu. Sebagai contoh, bayangkan berada di bawah bangunan dan kemudian memiringkan kamera ke atas untuk menangkap seluruh struktur bangunan (yang jelas tidak bisa muat dalam satu frame). Sekali lagi, hati-hati tentang bagaimana stabil Anda dengan gerakan.
sumber:http://www.lightsfilmschool.com/articles/tilt_shot/index.html

DYNAMIC SHOT
Dinamis adalah variabel yang berarti hal yang berbeda untuk orang yang berbeda.

saya merasa bahwa itu berarti 'menonjol' Anda bisa menggunakan kata-kata seperti punchy dan individu

dalam hal Film itu berarti kontras tinggi salah satu tombol tinggi atau rendah kunci.
dalam hal Film spesifik artinya mendorong film oleh satu atau dua berhenti kemudian mengembangkan di atas kertas multi-kelas di # 5 saringan menciptakan cetak kontras tinggi.

garis mencolok juga menambah foto dinamis yang dapat menambah seperti yang dikatakan sebelumnya oleh lensa wide angle. bagian utama adalah foto harus tidak merasa restlfull harus gelisah. itu harus renyah dan tajam tanpa blur dan tidak ada bokah.

iso tinggi tinggi f / stop shutterspeed yang tinggi. lama berkembang waktu tinggi filter.
sumber:https://uk.answers.yahoo.com/question/index?qid=20100818041927AAwpr4n

pengertian 5W=1H

Definisi Berita dan penjelasan Unsur 5W + 1H

Berita adalah sebuah informasi yang penting dan menarik perhatian serta menarik minat khalayak pendengar (Menurut Paul de Massenner). Berita adalah laporan tentang suatu peristiwa, opini, kecenderungan, situasi, kondisi interpretasi yang penting, menarik, masih baru dan harus disampaikan secepatnya kepada khalayak (menurut Charnley dan James M. Neal). Berita adalah laporan tentang fakta atau ide yang termassa, yang dapat menarik perhatian pembaca, karena sesuatu yang luar biasa, penting, mencakup sisi human interest seperti humor, emosi dan ketegangan (Menurut Assegaf, dalam Sumadiria 2005: 64-65).

Definisi lain yang dikatakan oleh Mitchel V. Charnley (dalam Effendy, 2000:131), Berita adalah laporan tercepat mengenai fakta atau opini yang tertarik atau penting, atau kedua-duanya bagi sejumlah besar penduduk. Pada penulisan berita mengandung unsur- unsur 5W + 1H.



a) Who (siapa)

Merupakan pertanyaan yang akan mengandung fakta yang berkaitan dengan setiap orang yang terkait langsung atau tidak langsung dengan kejadian. Disni akan terliha, nama-nama yang terlasuk dalam lingkup berita yang seadang dibicarakan.

b) What (apa)

Merupakan pertanyaan yang akan menjawab apa yang terjadi dan akan mendorong wartawan untuk mengumpulkan fakta yang berkaitan dengan hal-hal yang dilakukan oleh pelaku maupun korban dalam suatu kejadian.

c) Why (mengapa)

Akan menjawab latar belakang atau penyebab kejadian. Meski jarang, why bisa dipakai untuk membuka sebuah berita atau menjadi lead berita.

d) Where (dimana)

Menyangkut tempat kejadian. Tempat kejadian bisa tertulis detail atau hanya garis besarnya saja. Biasanya, bila berita berasal dari tempat terkenal, maka penulisannya tidak terlalu mendetail.

e) When (Bilamana)

Menyangkut waktu kejadian. Waktu yang tertera tidak sebatas tanggal, tapi dapat ditulis hari, jam, bahkan menit saat berlangsung sebuah kejadian.

f) How (bagaimana)

Akan memberikan fakta mengenai proses kejadian yang diberikan. Bisa menceritakan alur kejadian bahkan suasana saat suatu kejadian yang diberitakan tengah berlangsung.

Dari keterangan diatas, dapat disimpulkan bahwa berita adalah laporan tercepat mengenai fakta atau ide terbaru yang benar. Berita memiliki daya tarik, aktual dan akurat dan atau dianggap penting bagi sebagian besar penduduk dan diterbitkan melalui media berkala. Berita yang ditulis, sebaiknya memuat struktur berita.











sumber:https://gaptek28.wordpress.com/2011/01/29/mengenal-foto-high-dynamic-range-hdr/